Jejak sejarah tersembunyi istana Tampak Siring saat wisata di Bali!

Berlibur atau sekedar memanjakan diri untuk merelaksasikan pikiran menjadi pilihan mayoritas orang untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran mereka. Tak jarang, mereka rela menghabiskan biaya yang tidak sedikit untuk mendapatkan rasa puas untuk menyenangkan diri mereka. Bagi sebagian orang, berpetualang selain menantang juga mampu menambah pengetahuan mereka akan dunia luar. Untuk anda yang suka berlibur atau berpetualang sekaligus rekreasi keluarga, anda dapat pergi ke Pulau Bali, Pulau yang indah dan eksotis di Indonesia yang terkenal sampai ke mancanegara. Wisata yang ditawarkan bukan hanya keindahan alam tetapi juga ragam budaya, jejak sejarah dan adat istiadat masyarakat Bali yang masih kental memegang agama dan kepercayaannya. Untuk kemudahan anda dalam menjangkau Tempat wisata di Bali yang anda inginkan, anda dapat menggunakan jasa Sewa mobil di Bali, dengan pilihan sewa mobil dengan supir atau tanpa supir. Jasa sewa mobil di Bali ini membantu anda agar lebih nyaman menikmati perjalanan wisata anda dan keluarga.

Bali terkenal dengan tempat wisatanya yang indah, pantai pasir putih yang cantik, dan juga budaya yang masih kental dipegang masyarakat. Salah satu bukti sejarah yang menjadi salah satu tempat wisata di Bali adalah Istana Tampak Siring. Istana tampak siring merupakan istana kepresidengan yang dibangun oleh pemerintah Indonesia. Berbeda dengan istana lainnya yang dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda masih berkuasa menjajah Indonesia. Istana Tampak Siring dibangun pada masa pemerintahan RI 1 (Presiden Soekarno). Istana ini digunakan sebagai tempat peristirahatan beliau saat berkunjung ke Bali.

Di kompleks Istana ini terdapat Wisma Merdeka, Wisma Yudhistira, Wisma Bima, Wisma Negara dan bangunan sebagai gedung konferensi. Wisma Merdeka digunakan sebagai tempat istirahat Presiden dan keluarga, Wisma Negara digunakan untuk menjamu para tamu negara yang berkunjung ke Indonesia, wisma Yudhistira digunakan sebagai tempat istirahat rombongan tamu negara, sedangkan Wisma Bima digunakan untuk tempat istirahat pengawal negara dan rombongan tamu negara, dan Gedung Konferensi digunakan untuk tempat rapat, pertemuan negara, konferensi maupun tempat jamuan untuk tamu negara. Nama Tampak Siring sendiri memiliki arti telapak miring. Diambil dari legenda kepercayaan masyarakat Bali yaitu pertempuran antara Raja Mayadenawa dengan Betara Indra.

Mayoritas masyarakat Bali memeluk agama Hindu, sehingga tak heran bila di Pulau Dewata ini banyak ditemukan Pura di berbagai tempat. Salah satu Pura terkenal di Bali dan juga sebagai tempat ibadah masyarakat adalah Pura Tampak Siring. Pura ini tepat berada di bawah Istana Tampak Siring, anda dapat melihat langsung aktivitas ibadah masyarakat saat melakukan ibadah mereka di Pura ini. Di dalam Pura ini juga terdapat Tirta Empul, mata air suci yang dipecaya dapat mengobati penyakit dan sebagai pemandian memohon keberkahan bagi masyarakat Hindu Bali.

Bila anda penasaran dengan jejak sejarah Istana Tampak Siring, Pura Tampak Siring dan Tirta Empul, agen tour dan travel di Bali juga menyediakan paket wisata Tampak Siring sebagai salah satu Paket wisata Bali yang akan membantu perjalanan wisata anda. Selain paket wisata, anda juga dapat menikmati Paket Tour Bali yang ditawarkan agen tour dan travel. Wisata di Bali juga mengundang rasa penasaran, anda dapat melihat jejak Presiden Pertama Indonesia menghabiskan waktu di Bali, dan menjamu para tamu negara? Ingin melihat Pura Tampak Siring yang terkenal dan mata air suci Tirta Empul? Pastikan anda tidak melewatkan waktu wisata anda ke tempat istirahat Presiden Pertama RI yang terkenal di Pulau Dewata!

Paket liburan ke Bali bersama Travel terpercaya dan harga terjangkau !